Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 - Atma Kerthi - Udiana Purnaning Jiwa

Operator Desa 26 Februari 2026 Dibaca 173 Kali
Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 - Atma Kerthi - Udiana Purnaning Jiwa

Kesiut, 16 Februari 2026 – Pemerintah Desa Kesiut melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali yang bertempat di Gedung Serbaguna Desa Kesiut. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melestarikan, mengembangkan, dan memuliakan bahasa, aksara, serta sastra Bali, sekaligus sebagai bentuk pelestarian budaya Bali yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perbekel Desa Kesiut beserta perangkat desa dan staf, Ketua BPD, Ketua LPM, Bendesa Adat Kesiut Arca, Bendesa Adat Kesiut Tengah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta anak-anak TK dan SD yang mengikuti perlombaan dengan didampingi oleh para guru. Kegiatan juga diikuti oleh masyarakat sekitar. Tema yang diangkat dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun 2026 adalah “Atma Kerthi – Udiana Purnaning Jiwa”.

Rangkaian kegiatan meliputi lomba ngewacen atau membaca puisi Bali, lomba nyurat atau menulis aksara Bali, lomba mesatua Bali, dan lomba pidarta atau pidato Bahasa Bali. Selain perlombaan, kegiatan juga mendorong penggunaan Bahasa Bali dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan sekolah dan kantor sebagai bentuk pembiasaan serta penguatan penggunaan Bahasa Bali.

Kegiatan Bulan Bahasa Bali bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa, aksara, dan sastra Bali, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah sebagai bagian dari jati diri masyarakat Bali, serta menguatkan peran lembaga pendidikan dan instansi dalam pelestarian budaya lokal.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme dari para peserta. Anak-anak mengikuti berbagai perlombaan dengan semangat dan menunjukkan kemampuan serta kreativitas dalam menggunakan Bahasa Bali dan aksara Bali.

Melalui pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini, diharapkan penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali tetap lestari serta terus diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari kekayaan budaya Bali.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

0% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 0,00 Rp 0,00
0% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 0,00 Rp 0,00
0% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 0,00 Rp 0,00